Pertemuan 9 Kompresi Citra kelas 17.4F.01

1. Jelaskan Elemen-elemen citra digital

Citra digital mengandung sejumlah elemen-elemen dasar. Elemen-elemen dasar inilah yang dimanipulasi dalam pengolahan citra. Elemen-elemen dasar yang penting diantaranya adalah sebagai berikut :

Kecerahan (brightness)

Kecerahan disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.

Kontras (contrast)

Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.

Kontur (contour)

Kontur adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge) objek pada citra dapat dideteksi.

Warna (color)

Warna adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia (mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R)green(G), dan blue(B).

Bentuk (shape)

Bentuk adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.

Tekstur (texture)

Tekstur dicirikan sebagai distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixel yang bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel. Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis citra objek.


2. Tahapan kompresi citra menggunakan matlab

Kompresi atau pemampatan citra bertujuan untuk mereduksi atau memperkecil ukuran file citra. Dalam kompresi citra dikenal dua buah algoritma yaitu kompresi lossless dan kompresi lossy. Pada kompresi lossless memungkinkan citra asli dapat disusun kembali secara utuh dari citra hasil kompresi. Sedangkan pada kompresi lossy akan lebih banyak data yang hilang ketika penyusunan kembali dari citra hasil kompresi ke citra asli.

Berikut ini merupakan contoh aplikasi pemrograman matlab untuk melakukan kompresi lossless pada citra digital. Pemrograman yang dilakukan merupakan pengembangan program yang sebelumnya telah dikerjakan oleh Lalit G. Patil. Tahapan kompresi yang dilakukan ditunjukkan pada gambar flowchart berikut ini:


Langkah-langkah pemrograman untuk melakukan kompresi lossless pada citra digital adalah sebagai berikut:

1. Membaca file citra asli


2. Melakukan kompresi lossless terhadap citra asli



3. Menghitung nilai PSNR, MSE, dan persentase kompresi


Pemrograman citra digital di atas merupakan salah satu contoh penerapan metode kompresi lossless dengan meminimalisir data informasi citra yang hilang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Quiz Routing & Switching Essential

Review quiz IMK 17.4F.01